Begini Cara Polres Pemalang Cegah Paham Radikalisme

mediakita.co – Guna mencegah berkembangnya paham radikalisme di masyarakat, Polsek Moga menggandeng ulama dan tokoh masyarakat dengan mengadakan Forum Silaturahmi, pembinaan dan penyuluhan di desa Banyumudal, Jumat (22/1). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Perangkat desa Banyumudal, para ketua RT, Ketua RW, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh adat desa, anggota Babinkamtibmas dan Babinsa se-Kecamatan Moga + 80 orang.

Kapolsek Moga, AKP Amin Mezi mengatakan Polri sebagai ujung tombak pemberantasan tindak pidana terorisme, tidak akan pernah berhasil melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik, tanpa adanya dukungan dan peran aktif dari warga masyarakat. Dukungan dan peran aktif dari warga masyarakat tersebut dapat berbentuk, antara lain dengan : Mengaktifkan kembali kegiatan Siskamling, para Ketua RT dan RW selalu mendata rumah-rumah kos/rumah yang dikontrakan serta mendata warga baru/pendatang baik yang kos maupun kontrak rumah,
Warga diminta jeli mengamati setiap perkembangan yang terjadi dilingkungan tempat tinggalnya dan segera menginformasikan kepada Ketua RT, RW, Perangkat desa dan Babinkamtibmas bila di lingkunganya terjadi penyusupan paham radikal/Isis dan pelaku teror, sehingga dengan cepat dapat diambil tindakan antisipasi, dan
Hal terpenting/paling mendasar yaitu setiap warga wajib membentengi diri dengan Pancasila dan ajaran Agama yang kuat, tidak mudah terhasut dan tergiur dengan paham baru yang bertentangan dengan norma hukum maupun Agama, serta agar selalu jadikan pendapat dan tindakan dari para Ulama, pemuka Agama dan tokoh adat sebagai panutan dan suri tauladan. Dan yang tidak kalah mujarab adalah tindakan silaturahmi, pembinaan dan penyuluhan secara rutin dan terus menerus dari para aparat kepada warganya, sehingga bisa diketahui perkembangan apa yang terjadi di masyarakat dan dengan cepat pula dapat dilakukan langkah antisipasinya.

BACA JUGA :  Sambangi Ponpes Iqlima, Bripka Ari Gandeng Warga Ciptakan Kamtibmas Kondusif