BNPB Gunakan Drone untuk Pantau Gunung Agung

Untuk meminimalisir risiko erupsi Gunung Agung, masyarakat terdampak yang mengungsi di sejumlah titik diminta tetap konsisten mengikuti imbauan pemerintah.

Mereka diharapkan hanya mempercayai informasi yang valid, seperti dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan TNI/Polri.

“Masyarakat, khususnya para pengungsi, harus tetap memperhatikan dan mentaati langkah-langkah penyelamatan yang diberikan pemerintah. Jangan mudah percaya dengan berita hoax yang menyesatkan seputar Gunung Agung,” ujar Dirjen IKP Kominfo Niken Widiastuti kepada Mediakita.co, Selasa (10/10/2017).

Menurut Niken, kini saatnya masyarakat menggunakan media sosial (medsos) untuk menginformasikan hal-hal positif untuk para pengungsi Gunung Agung agar merasa aman dan nyaman.

“Masyarakat harus mendapatkan informasi-informasi terkini dari sumber terpercaya terkait Gunung Agung. Lawan hoax seputar Gunung Agung dengan data dan fakta,” jelas Niken.

Sementara Kepala Bidang Mitigasi PVMBG I Gede Suastika mengatakan, aktivitas magma di dapur magma Gunung Agung terus mencari celah untuk membentuk pipa magma. Saat ini, kondisi Gunung Agung masih berada dalam fase kritis. Hal ini ditandai dengan munculnya asap solfatara dan rekahan.

BACA JUGA :  Sebanyak 19 Pasien Positif Corona Pemalang Sembuh, Kasus Baru Tambah 2 Orang

“Magma terus mencari celah yang lemah untuk menerobos ke permukaan dan membentuk pipa magma,” ujar Suastika.

Saksikan video di bawah ini:

Sumber Berita

قالب وردپرس