Kalau Gak Ada Nadiem Saat Pandemi Corona, Pasti Pendidikan Indonesia Makin Hancur
Nadiem Makarim, Menteri Pendidikan

NASIONAL, mediakita.co – Banyak suara yang mendengungkan agar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim diganti. Hal itu dihembuskan karena menurut mereka Nadiem yang akrab disapa Mas Menteri itu dianggap tak sanggup memimpin dan memajukan Pendidikan Indonesia.

Namun bagi penggiat media sosial Eko Kuntadhi banyaknya suara meminta Nadiem diganti karena dianggap merusak dapur banyak orang. Eko menilai bahwa Depdikbud itu adalah ladang duit karena 20 % APBN wajib dialokasikan untuk pendidikan yang selama ini jadi banjakan koruptor sementara kualitas pendidikan tidak jelas. Kehadiran Nadiem membuat mereka tak lagi bisa berbuat apa-apa.

‘Kenapa banyak suara yang kini meminta Menteri Nadiem diganti? Depdikbud itu ladang duit. 20% APBN wajib dialokasi utk pendidikan. Selama ini Kementerian jadi bancakan saja. Kualitas anak didik gak jelas. Hasil PISA jeblok. Kehadiran Nadiem dianggap merusak dapur byk orang’ tulis Eko Kuntadhi melalui akun twitternya https://twitter.com/eko_kuntadhi

Apa yang disampaikan Eko tersebut dibenarkan netizen lain. Menurut mereka kehadiran Nadiem sebagai Menteri Pendidikan cukup baik. Banyak di antara mereka yang tidak sudi jika Mas Menteri harus direshuffle Presiden Jokowi.

BACA JUGA :  Tokoh Pendidikan Indonesia Profesor Malik Fadjar Meninggal Dunia

‘Istri saya kaget pas baca headline Mas Mentri mau diganti Jimly A. Saya kecewa kalo benar berita itu, berilah waktu mas mentri menata kembali blueprint pendidikan Indonesia, jangan liat jangkapendeknya’ tulis https://twitter.com/pakde_lukman

‘Nadiem ini menteri bagus. Kalo ga ada dia pas corona kemarin udah makin ancur..’ tulis https://twitter.com/MJ_HZN

‘Pak @jokowi janganlah bapak mereshuffle pak mentri pendidikan’ cuit akun https://twitter.com/R_A_Wong

‘Bila menteri Nadiem d ganti kalahnya presiden jokowi dgn para mafia di pendidikan…’ tulis https://twitter.com/Rudibhisma (Prb/mediakita.co)