Parkir Liar Masih Ada, Klaim Penertiban Dishubkominfo Bentuk Pembohongan Publik ?
Parkir Liar Masih Ada, Klaim Penertiban Dishubkominfo Bentuk Pembohongan Publik ?

PEMALANG, mediakita.co-Pemberitaan tentang parkir liar di depan SMA Negeri 1 Pemalang yang telah ditertibkan oleh Dishubkominfo disalah satu harian media cetak hari ini, ternyata hanya isapan jempol. Siang ini, sebuah bus mikro dan angkot masih kedapatan tengah ngetem diwilayah tersebut.

Harian suara merdeka edisi hari ini, Selasa (6/9), melansir berita dengan judul angkutan umum menyingkir dari depan SMA 1. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sultanto mengemukakan, angkutan umum dilarang mangkal atau menunggu penumpang disepan SMA 1 Pemalang.

“Masalah tersebut sudah kami atasi. Mereka sudah tidak lagi mangkal di depan SMA 1. Memang sebenarnya tidak boleh didepan sekolah untuk mangkal angkutan umum,” tandas Sultanto, kepada suara merdeka.

Terkait pemberitaan tersebut, mediakita.co melakukan investigasi ke lapangan. Setibanya dilokasi, tepatnya pukul 12.42 WIB, terdapat fakta yang sebaliknya. Persis di depan spanduk penolakan parkir liar yang dipasang dipagar SMA Negeri 1 Pemalang sejak aksi pelajar pekan lalu, sebuah bis berwarna Hijau dan angkot nampak sedang ngetem.

BACA JUGA :  Paguyuban Pasar Buah dan Sayur Aksi Damai

Micro Bus yang dikaca depan bagian atas bertuliskan “SAMUDRA” itu tengah berhenti menunggu penumpang. Sementara sang kernet yang berada di belakangnya, tampak dan terdengar berteriak-teriak tengah menawarkan jasa angkutannya.

Parkir Liar Masih Ada, Klaim Penertiban Dishubkominfo Bentuk Pembohongan Publik ?
Parkir Liar Masih Ada, Klaim Penertiban Dishubkominfo Bentuk Pembohongan Publik ?

Salah seorang pedagang kaki lima disekitar wilaya itu, Hendro (31), menyebut bahwa bus masih tetap ada yang mangkal didepan SMA. Bedanya, kalau saat ini bus yang mangkal tidak sebanyak sebelumnya.

” Masih sama, tetep ada yang ngetem disitu. Bedanya, sekarang tidak jejeran banyak seperti sebelum anak-anak SMA demo,” jelasnya.

Sementara, Silvi, salah seorang siswa SMA Negeri 1 Pemalang mengaku masih kerap melihat bus yang masih mangkal didepan sekolahnya. ” Masih lah, cuma memang sedikit berkurang, tidak seperti sebelum ada aksi penolakan parkir liar didepan sekolah dari teman-teman kami kemarin”.

Sejauh ini, tidak diperoleh innformasi yang jelas terkait penanganan parkir liar ini. Berkurangnya jumlah bus yang parkir, apakah benar telah ada penertiban atau hanya merupakan akibat dari aksi penolakan pelajar, Kepala Dishubkominfo Sulanto dimintai konfirmasinya melalui pesan singkat sambungan telepon seluler pribadinya tidak menjawab.

BACA JUGA :  Amankah Berhubungan Seks di Tengah Wabah Covid 19? Ini Penjelasannya.

Menanggapi hal Dishubkominfo tersebut, Chanif Ngudiarso, Mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Pantura menilai sebagai tindakan yang tidak semestinya. Ia menyebut Dishubkominfo telah melakukan pembohongan publik. ” Itu, Dishub sudah termasuk pembohongan publik,” katanya.