Percepat Munas, OSO Calon Kuat Ketum Hanura
Presiden Jokowi dan Wiranto (Foto: breakingnews)

Nasional, Mediakita.co,- Partai Hanura mempercepat agenda Musyawarah Nasional (Munas), dan akan dislenggarakan hari ini Selasa hingga Kamis nanti (17-18/12/19), di Hotel Sultan, Jakarta. Salah satu agenda penting dalam Munas adalah pemilihan Ketua Umum (Ketum).

Oesman Sapta Odang (OSO) diprediksi melangkah mulus kembali memimpin Hanura semala lima tahun kedepan. “34 DPD beserta DPC meminta kembali OSO memimpin partai Hanura kembali,” ujar Ketua DPP Hanura, Inas Nasrullah Zubir,  seperti dikutip Detik, Jumat (13/12/2019).

Ketua DPP Partai Hanura Benny Ramdhani menolak anggapan bahwa pencalonan tunggal OSO dianggap antidemokrasi, karena aturan AD/ART partai kandidat calon Ketua Umum sedikit harus bisa mendapatkan dukungan 300 DPC. Demikian seperti diungkap Benny lewat jawapos online, (16/12/19).

Beredar spekulasi percepatan Munas dilakukan pasca Surat Dewan Pembina Partai Hanura yang ditandatangani Wiranto yang meminta OSO mundur dari jabatannya. Wiranto, dalam suratnya, meminta OSO mengingat kembali janjinya dalam pakta integritas.

Keanehan juga terjadi, beredar informasi tentang tidak diundangnya Presiden Joko Widodo dan Wiranto untuk hadir dalam Munas.

BACA JUGA :  Masyarakat Teriak dan Tepuk Tangan Saat Anis Sebut Nama Ahok Dalam Peresmian MRT, Membuktikan Ahok Melekat di Hati Rakyat

Menangapi hal itu, Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago menduga, menilai ada kerikil dalam hubungan antara Presiden dengan Hanura.

“Suka atau tidak suka, kita bilang tidak ada masalah juga bagaimana mungkin enggak ada masalah. Faktanya, kalau benar Pak Jokowi dan Pak Wiranto enggak diundang di munas, berarti ada masalah kan?” pungkas Pangi kepada Kompas.com, Selasa (17/12/2019). (sf/Mediakita.co).