Syahrul Yasin Limpo: Dari PNS Hingga Menteri
Syahrul Yasin Limpo Memberikan Keterangan Pers (Tribunnews.com)

Nasional, Mediakita.co,- Suaranya bergetar saat memberikan komentar kepada wartawan yang berkerumun di Istana Negara, Pagi ini (Selasa, 22/10/19). Ada beban maha berat, yang diberikan Presiden Joko Widodo kepada sosok Syahrul Yasin Limpo (SYL), Politisi Nasdem, asal Makasssar itu.

“Yang beliau tanyakan ke Saya, bagaimana membuat agar 267 juta jiwa itu kita bisa jamin agar mereka besok kehidupannya bisa lebih baik, lebih damai, lebih tentram, lebih teratur, dan terpenuhi kebutuhan dasarnya, lebih khusus di bidang pertanian, perkebunan, dan perikanan, dan lainnya,” Ucap SYL yang disiarkan oleh KompasTV.

Namun dengan segenap kemampuan, SYL berjanji memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Komitmen mendukung Presiden terpilih untuk memberikan yang terbaik bagi rakyat Indonesia, merupakan semangat yang telah dijaga oleh Nasdem, demikian komentarnya.

Sosok SYL menarik warga Netizen. Mesin pencari Google, merekam pencarian yang cukup masif atas nama Yasin Limpo.

Catatan di dunia maya memperlihatkan bahwa SYL merupakan putera pejuang kemerdekaan HM Yasin Limpo, yang juga pendiri Partai Golkar di Makassar.

BACA JUGA :  Banjir Jakarta Jadi Perhatian Dunia

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan 2 Periode ini (2008-2018), membangun karirnya dari birokrat. Sejak 1980, SYL telah berstatus PNS. SYL juga aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan, seperti KNPI, AMPI, hingga terjun ke politik dengan Partai Golkar. Kepindahannya masuk ke Nasdem terjadi pada Maret 2018.

SYL pernah menjabat Bupati Gowa, pada tahun 1994-2002. Pada Tahun 2003-2008, SYL menjabat sebagai Wagub Sulsel. Pada Pilkada Langsung pertama Tahun 2007, SYL berpasangan yang dengan Agus Arifin (Ketua DRPD Sulsel Saat itu), mampu memenanginya. Di tangan dingin SYL, Provinsi Sulsel mampu menjadi penyangga beras nasional.

Pria yang memiliki tanggal lahir 15 Maret 1955 itu, lulus dari SMA Katolik Cendrawasih. Berhasil menggengam Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin, tahun 1983. Melanjutkan Program Pascasarjananya hingga tuntas pada tahun 2004, dan melanjutkan program Doktoral di universitas yang sama.  (Data diolah dari Katadata.co.id). (sf/Mediakita.co).