Tujuh Calon Vaksin Covid-19 Negara Dunia Baru Tahap Uji Klinis, Donald Trump Klaim di AS Tersedia Akhir Tahun ?
Tujuh Calon Vaksin Covid-19 Negara Dunia Baru Tahap Uji Klinis, Donald Trump Klaim di AS Tersedia Akhir Tahun ?

NASIONAL, mediakita.co- Meskipun upaya menemukan vaksin virus corona terus digalang oleh negara-negara di dunia, namun baru tujuh kandidat vaksin yang disebut-sebut berhasil memasuki tahap ketiga, yaitu fase uji klinis.

Meski begitu, kabar baik paling anyar datang dari Presiden Amerika SerikatDonald Trump yang secara mengejutkan menyatakan akan menyediakan vaksin virus COVID-19 di negaranya dalam waktu dekat. Trum mengkalim vaksin akan tersedia sebelum akhir tahun 2020.

Dalam konferensi pers di Gedung Putih, Trump menyebut para ahli dan industri farmasi di AS tengah bekerja keras untuk mewujudkannya secepat mungkin.

“Kami mengupayakan untuk mendapatkannya pada akhir tahun ini, jika bisa, atau mungkin lebih cepat. Kami kira akan mendapat beberapa hasil sangat baik secepatnya,” kata Trump, dikutip dari AFP, Sabtu (16/5/2020).

Pada kesempatan yang sama, Trump menunjuk mantan kepala GSK Vaccine Moncef Slaoui serta jenderal bintang 4 Gustave Perna untuk memimpin Operation Warp Speed, sebuah proyek yang dibentuk khusus untuk menyediakan vaksin Covid-19 dalam waktu secepat mungkin.

Meski begitu, Trump menyatakan tidak menutup kemungkinan untuk mendukung siapa yang lebih dulu menemukan vaksin corona. Untk itu,  ia menggalang semangat kerja sama global untuk mewujudkan vaksin virus corona.

BACA JUGA :  Indonesia Berkomitmen Lindungi Kekayaan Intelektual Global

“Kami bekerja sama dengan banyak negara dan sekali lagi kami tidak egois. Siapa pun yang mendapatkannya, kami kira dia hebat. Kami akan bekerja sama dengan mereka dan mereka akan bekerja dengan kami. Jika kami mendapatkannya, kami akan bekerja dengan mereka,” ujarnya.

Sebelumnya, upaya menemukan vaksin corona oleh sejumlah negara baru mengarah pada tujuh kandidat vaksin yang dianggap berhasil memasuki tahap ketiga, yaitu fase uji klinis.

Ketujuh vaksin itu yaitu dari Sinovac, Wuhan Institute of Biological Product bekerja sama dengan Sinopharm, dan Beijing Institute of Biological Products yang juga bekerja sama dengan Sinopharm.

Selain itu, ada kandidat vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan bioteknologi asal Jerman, BioNTech-Fosun Pharma yang bekerja sama dengan perusahaan farmasi asal Amerika Serikat (AS), Pfizer. Selanjutnya, kandidat vaksin corona yang dikembangkan University of Oxford dengan AstraZeneca.

Juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menegaskan hal tersebut di Kantor Presiden, Kamis (6/8).

“Belum ada satupun di dunia yang sudah lulus uji,” katanya.

BACA JUGA :  Hubungan Golongan Darah dengan Corona Virus

Menurut Wiku, salah satu kandidat vaksin yang sudah masuk uji klinis fase ketiga adalah vaksin buatan perusahaan farmasi asal Tiongkok, Sinovac Biotech Ltd. Dalam riset vaksin tersebut, kata Wiku, Sinovac bekerja sama dengan berbagai lembaga, termasuk BUMN farmasi PT Bio Farma (Persero).

Kandidat vaksin lainnya adalah vaksin tengah dikembangkan oleh China National Pharmaceutical Group atau Sinopharm bersama Wuhan Institute of Biological Products. Sinopharm bersama Beijing Institute of Biological Products juga memiliki Kandidat vaksin corona yang tengah dikembangkan.

Termasuk Moderna yang bekerja sama dengan NIAID dari AS. Moderna memiliki kandidat vaksin yang tengah diuji secara maraton.

“Ketujuh dari University of Melbourne dan Murdoch Children’s Research Institute,” kata Wiku.

Untuk memastikan keamanan vaksin, saat ini, uji klinis tahap ketiga dilakukan terhadap ribuan orang di seluruh dunia. Selain itu, uji klinis ini dilakukan untuk mengetahui sejauhmana efektivitas dan efek samping kandidat vaksin tersebut.