JK Imbau Waspada Teror Nasional, Ferdinand: Mengapa Pak JK Bisa Lebih Tahu Dari Aparat Kepolisian?
JK Bersama Para Pemimpin Taliban (Foto: Suara Pempred)

NASIONAL, mediakita.co – Setelah ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Mantan Wakil Presiden Yusuf Kalla (JK) mengimbau masyarakat agar waspada kemungkinan adanya terror bom secara nasional.

“Ini untuk memberikan kita kehati-hatian, jadi masyarakat harus waspada,” kata Jusuf Kalla dalam keterangan tertulisnya, Senin 29 Maret 2021 dikutip dari Tempo.co

Yusuf Kalla diketahui mengumpulkan tokoh lintas agama di Makassar yang bergabung dalam Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Selatan di Wisma miliknya 29 Marel 2021.

Pertemuan tersebut diselenggarakan untuk meredam isu intoleransi setelah ledakan mematikan yang terjadi minggu pagi tersebut.

Namun apa yang diungkapkan dan dilakukan JK tersebut justru membuat mantan politisi Demokrat Ferdinand Hutahaean bertanya-tanya. Mengapa JK lebih tahu akan ada teror secara nasional dibanding pemerintah dan pihak kepolisian?

Padahal menurut Ferdinand Pemerintah dan aparat kepolisian tidak pernah mengumumkan kondisi seperti itu.

‘Pemerintah dan aparat kepolisian tak pernah umumkan ttg kondisi sprt ini, bahwa akan ada teror secara nasional. Tapi mengapa pak JK bs lbh tau dr aparat kepolisian?’ tulis Ferdinand melalui akun twitternya https://twitter.com/FerdinandHaean3

BACA JUGA :  Teror Bom di Gereja Medan, Pastor Terluka. Siapa sebenarnya Pelakunya, ini beritanya

Ferdinand pun merasa terteror dengan pernyataan Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia tersebut.

‘Saya justru merasa terteror dengan pernyataan ini? Apakah anda juga merasa terteror?’ tulis Ferdinand selanjutnya.

Meski demikian Ferdinand tidak menulis dugaannya mengapa JK lebih tahu hal akan adanya teror secara nasional? Mungkinkah Ferdinand menduga bahwa JK ada di balik aksi-aksi itu? Ferdinand juga belum membeberkannya. (Prb/mediakita.co)